TALKSHOW : PENYAKIT TIDAK MENULAR

  • Oct 24, 2025
  • Sundoyo

Dinas Kesehatan bersama Pemerintah Desa Biting mengadakan acara sosialisasi penyakit kronis penyebab stroke, di Balai Kesenian Taman SBF Desa Biting Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo pada Kamis 23 Oktober 2025. Acara yang mengupas tentang berbagai penyakit tidak meular (PTM) yang selalui menjadi hantu bagi manusia ini dihadiri oleh Jajaran Dinas Kesehatan Ponorogo dan Puskesmas Badegan, Forpimcam Badegan, Perangkat Desa dan menghadirkan masyarakat terutama Kader Kesehatan Desa, Tokoh Masyarakat, BPD, Para Lansia, PKK dan beberapa elemen masyarakat lainnya.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan Ponorogo ini ditujukan untuk mengenalkan secara dini berbagai PTM pada para lansia, gejala, akibat serta pencegahan atau penanganannya. Dalam Pembukaannya Dinas Kesehatan Ponorogo yang dalam hal ini diwakili oleh Ibu Anik Setyorini, SKM, M.Kes Kepala Bidang P2P menyampaikan bahwa beberapa penyakit tidak menular ini angkanya tinggi di Ponorogo, maka perlu penanganan khusus, karena tidak hanya di kota-kota besar, bahkan sudah merambah ke desa-desa yang banyak dijumpai beberapa kasus pola kehidupan yang menyimpang sejak masa remaja. Beberapa penyakit yang diakibatkan oleh perilaku tidak sehat, seperti merokok sejak dini, sudah bergelut dengan narkoba sejak SMP, SMA bahkan beberapa dijumpai anak sekolah yang sudah tidak punya etika bergaul di tengah-tengah masyarakat. Maka perlu penanganan sejak dini.

Sebagai narasumber dalam kegiatan Talkshow yang di moderatori oleh ibu Indrayani, S.Keb dari Puskesmas Badegan, adalah dr. Bahrudin, Sp. PD, mengulas tentang dua diantara penyakit tidak menular penyebab stroke yaitu, Diabelis Melitus dan Darah Tinggi. Gejala, penyebab dan penanganannya disampaikan dengan gamblang disertai tanya jawab, menjadikan acara semakin menarik. Termasuk penanganan kebiasaan merokok yang dikarenakan mempunyai dampak negatif pada lingkungan manusia lainnya. 

Dari Peserta perwakilan usia produktif, menyampaikan usulan dan gagasan untuk kembali menghidupkan BKR (Bina Kesehatan Remaja), sehingga dengan pembekalan kesehatan sejak dini akan lebih menyiapkan generasi tua yang lebih mapan dalam segala hal, bisa produktif dalam menapaki usia lansia dengan kondisi sehat dan bugar.