Artikel : MENGENAL AYAM PETELUR ELBA

  • Nov 26, 2025
  • Sundoyo
Ayam petelur Elba adalah jenis ayam lokal unggul yang produktif, berasal dari persilangan yang diperkenalkan di Temanggung, Jawa Tengah, dengan ciri fisik mirip ayam kampung. Ayam ini dikenal karena mampu memproduksi sekitar 280-300 butir telur per tahun dengan warna cangkang putih, tidak mengeram, dan memiliki bobot telur sekitar 58-60 gram saat usia muda. Keunggulan lain adalah efisiensi pakan dan daya tahan penyakit yang baik, menjadikannya alternatif menarik untuk peternak. 
Asal-usul 

  • Nama "Elba" berasal dari singkatan nama Ela (Lala Setiawan) dan Batikan, Dusun di Temanggung tempat pengembangbiakan awal.
  • Ayam ini dibawa dari Jeddah, Arab Saudi, pada tahun 2010 oleh Lala Setiawan. 
Ciri-ciri fisik 

  • Warna bulu: Beragam, seperti cokelat muda, putih, cokelat tua, dan kuning keemasan.
  • Paruh, kulit, dan kaki: Berwarna kuning.
  • Jengger dan pial: Jengger tunggal berwarna merah, sedangkan jengger dan pial relatif lebar.
  • Daun telinga: Putih atau perak.
  • Kaki: Tidak berbulu.
  • Bobot dewasa: Betina sekitar1,1 Kg, jantan sekitar 1,3 Kg
Produktivitas dan karakteristik 

  • Produksi telur: Mampu mencapai 80-85% produktivitas per hari (sekitar 280-300 butir per tahun).
  • Masa bertelur: Dimulai sekitar usia 4,5 hingga 5 bulan.
  • Sifat mengeram: Tidak mengeram, sehingga produksi telur lebih optimal.
  • Berat telur: 58-60 gram pada usia muda
  • Warna cangkang: Putih atau krem. 

Keunggulan lain 
  • Efisiensi pakan: Konsumsi pakan relatif sedikit (70 gram per ekor per hari) dengan kandungan protein dan energi yang optimal

  • Daya tahan: Lebih kuat terhadap penyakit dibandingkan ayam kampung biasa.
  • Kualitas daging: Jika produksi telur menurun, ayam Elba masih bisa dijual sebagai ayam potong dengan daging gurih seperti ayam kampung.